Kue Onde-Onde Wijen Tangkil

Kue Onde-Onde Wijen Tangkil

Indonesai terkenal dengan banyaknya kue khas lokal. Resep yang beragam, rasa dan bentuknya beraneka ragam. Onde-onde misalnya, adalah kue tradisional khas Indonesia.

Kue bulat yang penuh dengan wijen itu banyak penggemarnya. Kebanyakan, isi onde-onde terbuat dari kacang hijau. Meski sekarang, ada pula yang berisi keju ataupun rasa lainnya.

Bentuknya yang bulat dengan cita rasa wijen ini membuat banyak yang jatuh cinta dengan kue ini. Di era sekarang justru rasa onde-onde semakin variatif mulai dari isi keju dan rasa lainnya.

Kue Onde-Onde Wijen Tangkil

Indonesia sendiri memiliki kota yang terkenal karena kue onde-ondenya. Tepatnya di Mojekerto.

Untuk menikmati kue onde-onde ini tidaklah harus ke Mojekerto sebab di daerah lain juga banyak yang menjajakannya.

Jajanan Ikonik 

Salah satu daerah di Malang ada warung yang khusus menjual kue onde-onde dan bahkan menjadi ciri khas untuk oleh-oleh asal Kota Malang. Namanya kue onde-onde warung jawa di Tangkilsari Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malan, Jawa Timur

 Masyarakat setempat menyebutnya dengan nama kue onde-onde Tangkil. Jika pengunjung atau wisatawan menuju pantai Malang Selatan pasti akan singgah untuk membeli kue onde-onde tangkil ini.

Warung kue onde-onde tangkil ini sudah berdiri sejak lama. Tepatnya, 20 tahun lalu oleh pasangan Fictor Christian dan Diyangi Yuliawati. Kue ini pada awalnya hanya tersedia di pasar-pasar lokal dan menjadi kudapan warga setempat. Kue yang dibaluri dengan biji wijen ini memiliki rasa yang manis serta kulitnya yang kenyal.

Rasanya yang enak dan manis membuat kue onde-onde ini menjadi kudapan wajib bagi para pengunjung baik sebagai oleh-oleh maupun teman dalam perjalanan.

Tak tanggung-tanggung dalam sehari pasangan suami istri ini bisa membuat lebih dari 300 biji kue onde-onde. Harganya pun dipatok sebesar Rp. 15.000 /kotak dengan isi 10 biji.

Bagi para pengunjung tidak perlu khawatir bakal kehabisan. Karena setiap hari warung selalu sedia kue onde-onde sampai toko tutup sore harinya. Pada hari-hari raya warung ini tetap buka untuk melayani para pelanggannya.

Dari beragam cerita para pengunjung dan penikmat kue onde-onde ini umumnya mereka menjadikannya sebagai oleh-oleh untuk keluarga serta kerabat.

 

Foto: Kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *